Pola Interaksi dalam Industri Media

​Tulisan pendek kali ini untuk menggambarkan secara sederhana pola interaksi dalam industri media. Pendekatan ekonomi politik yang menggambarkan industri media sebagai bagian dari sebuah sistem ekonomi kapitalis, yang terdiri dari organisasi korporasi, perilaku pemain dalam industri serta struktur pasar itu sendiri yang dapat digambarkan dalam interaksi segitiga media company – advertising agency – audience seperti diagram di bawah.

Di dalam industri media, interaksi secara umum terjadi antara 3 entitas utama : Media Company – audience – advertising agency (yang mewakili kepentingan komersial brand owner).
Kebutuhan yang saling muncul antara media company – audience sebagai berikut :

Audience membutuhkan berita,informasi dan hiburan menyangkut kehidupannya secara individu dan sosial yang disuplai oleh Media Company.

Continue reading

​Tren Data dan Informasi (2) : Teknologi Informasi dan Internet

Perkembangan teknologi informasi begitu menakjubkan dalam satu decade terakhir, tidak saja berdampak pada semakin kompleksnya kemampuan dan kecepatan computer melainkan juga mengubah kebiasaan manusia. Dalam tulisan Chris Robert dalam Buku Communication Technology Future, mengenai personal computers, menyebutkan secara rata-rata manusia menghabiskan sekitar 33 jam per minggu untuk terhubung dengan computer dibandingkan layar televisi. Hal ini juga tercermin di data makro yang dipaparkan Gartner tahun 2008 bahwa penjualan computer di dunia meningkat lebih dari 13% setahun sehingga Time Magazine menyebut computer sebagai “machine of the years”.
Berangkat dari kemampuan mirip kalkulator, kini dari seluruh elemen yang membangun sebuah computer (hardware dan software) terus meningkat kemampuannya. CPU sebagai otak dari computer semakin meningkat kemampuan memproses data lewat semakin majunya teknologi microprocessor. Demikian pula dengan meningkatnya kapasitas memory baik berupa random access memory (RAM) yang berperan dalam penyimpanan sementara selama pengolahan di prosesor hingga storage memory.

Piranti lunak (software) berupa perintah-perintah programming semakin user friendly. Demikian pula dengan system operasi yang menjadi dirigen di antara piranti keras dan mengelola aplikasi-aplikasi piranti lunak. Persaingan antara Apple OS X, UNIC ,Microsoft membuat system operasi semakin powerful dengan cepat. Saat ini Microsoft masih mendominasi pasar dengan penguasaan system operasi Windows yang mencapai hampir 90%, diikuti system operasi Linux 6.5% dan Apple7.3%.

Continue reading

Tren Data dan Informasi

Tren Data dan Informasi

Kebutuhan manusia untuk mengukur realitas yang dihadapinya menjadi kebutuhan atas sebuah data. Pengukuran dasar panjang dan lebar menjadi awal dari peradaban manusia. Kemampuan untuk merekam informasi merupakan salah satu garis demarkasi antara masyarakat primitif dan modern.  Perkembangan bahasa tulisan tidak saja membuat manusia mampu mengukur sebuah realitas, merekamnya untuk kemudian dipelajari kembali. Pengukuran dan merekamnya merupakan tonggak awal dari penciptaan data. Pondasi dari apa yang disebut dengan datafikasi. Data memungkinkan manusia mereplikasi aktivitas-aktivitas seputar kehidupannya seperti arsitek dapat mempelajari catatan dimensi rancangan bangunan sebelumnya, atau ahli pertanian mempelajari berapa hasil panen dari lahan pertanian.
Dari pengenalan angka, matematika berperan dalam membantu manusia dalam melakukan tabulasi hingga menganalisa data. Salah satu cabang dari ilmu matematika bernama statistika memungkinkan proses analisa dapat menghasilkan prediksi-prediksi masa depan yang sangat diperlukan dalam proses perencanaan.

Continue reading

Teropong Untuk Memetakan Dapil

Teropong Untuk Memetakan Dapil

November 2013,

Panggilan sekretaris BOD siang itu sungguh mengganggu jadwal. “Bapak mau Mas Arief segera ke ruangan!”

Kita pakai 101 alasan yang biasanya moncer untuk menunda dulu panggilan agar agenda-agenda kerja saya yang numpuk bisa dicicil dulu, tidak mempan. Sambil ngedumel, kita masuk ruangan Vice President Director Metro TV, Pak AB. Di situ pertama kali, saya rapat serius dengan Pak AB dan satu lagi nama yang saya cuma pernah denger dari teman-teman kantor sebagai orang tertinggi di Media Group, Mbak Rerie. Dan kolega kantor saya, Kiki Taher. Agendanya satu, beliau-beliau ingin saya kerjakan survei politik untuk Partai Nasdem. Sebuah survei independen. Murah tapi cepat!

Terakhir saya mengerjakan hal beginian di 2008-2010. Secara kebetulan, lewat seorang senior, bisa masuk ke dalam lingkar dalam dan dipercaya menghandle sebuah war room bayangan bernama Mangunsarkoro. Pertama kali, saya bersyukur bahwa ilmu pemodelan matematik mantan fisikawan Unair dan riset operasi lulusan Teknik dan Manajemen Industri ITS ini bisa terpakai, kombinasi bersama pemahaman baru profesi tentang riset media.

3 minggu kemudian. Hasil risetnya, bikin bos-bos yang nyuruh jadi ketar-ketir. Dan bertanya,”serius ini hasilnya? Kok jauh, Rief?” maksud dari kata jauh ini adalah hasil riset saya menunjukkan elektabilitas yang jauh di bawah angka yang disodorkan beberapa konsultan politik ternama, yang punya angka spektakuler, bahwa partai baru ini akan menang pemilu. Mungkin angka riset dari tim saya tidak menyenangkan, tapi saya yakin kebenarannya. Mulai dari pembangunan kuesioner, sampling, collecting data sampai QC saya kawal total. Pun jaringan surveyor saya kenal luar dalam kelakuannya. Saya haqqul yaqin jika partai ini tidak akan menang belasan persen di pemilu legislatif.

Alhasil, bos anggap hasil saya salah, kecuali Pak AB. Beliau minta saya pertajam pemetaan per dapil. “Saya mau ga Cuma snapshot kondisi sekarang, tapi kamu bisa prediksi siapa-siapa yang potensi menang, menang perlu dibantu dan kalah. Beri rekomendasi.”

Continue reading

10 Perusahaan Ternyaman dan Terbaik 2007 : Sebuah Jawaban

Salam Marketer,

Minggu lalu saya sempat melihat Cover depan Majalah SWA. Disitu tertulis “10 Perusahaan teryaman dan terbaik 2007” employer choice… bisa gak disharing siapa aja 10 perusahaan tersebut??? dan kreteriannya apa?? dari sisi mana melihatnya? Mungkin marketer ada yang tahu….
Terima Kasih
Best Regards,

K h o i r i >>>

=====================
Bapak Khoiri
di
TempatSalam marketer,
Pertama kami ucapkan terima kasih atas perhatiannya pada salah satu produk kami,majalah SWA. Selain SWA, kelompok media SWA juga menghasilkan majalah MIX untuk melayani kebutuhan informasi dan pengetahuan secara spesifik untuk para pemasar, public relation dan periklanan.Employer of Choice yang menjadi cover story pada edisi 07 merupakan hasil kerjasama dengan mitra SWA, Hay Group-perusahaan konsultansi global. Dan tahun ini telah memasuki pada tahun kedua. Metodologi tidak ada perubahan dibandingkan tahun lalu, model Engaged Performance. Hanya saja, pada tahun kedua ini, baik jumlah perusahaan maupun karyawan sebagai responden meningkat jumlahnya secara signifikan. Di tahun ini melibatkan 42 perusahaan dan 10.670 karyawan dibandingkan tahun lalu 31 perusahaan dengan 5.080 karyawan.

Pemilihan responden dari perusahaan partisipan dilakukan dengan ketat untuk menjamin akurasi survei. Sampling dilakukan secara acak berjenjang dengan metode solvin. Sehingga didapatkan ketercukupan jumlah sampel di tiap level jabatan, kelompok masa kerja dan bidang pekerjaan yang ditetapkan. Dengan keseluruhan proses memakan waktu hingga 3 bulan.

Secara mudah, model Engaged Performance dapat dijelaskan sebagai model untuk melihat bagaimana korelasi antara tiga faktor utama penggerak tumbuhnya komitmen karyawan: efektifitas Personal, efektifitas organisasi dan growth&opportunity. Dari ketiga faktor utama, diturunkan lagi dalam 7 subfaktor :efektifitas internal, fokus bisnis eksternal, job enablement, supervision, kerjasama, manajemen kinerja dan manajemen talenta. Dari hasil olahan data dengan regression analysis untuk mencari key driver komitmen karyawan, didapatkan bahwa selain kepemimpinan, manajemen talenta,fokus bisnis internal dan direction (arah perusahaan) adalah 4 faktor yang menjadi key driver dari tingkat komitmen karyawan.

Dari olahan akhir didapatkan urutan perusahaan pilihan karyawan berdasar employer of choice (EoC) index, sebagai berikut : (1) PT Astra International Tbk (2) PT TNT Indonesia (3) PT Bank Niaga Tbk (4) PT Dexa Medica (5) PT Microsoft Indonesia (6) PT Federal International Finance (7) PT Soho Industri Pharmasi (8) PT Bank Central Asia (9) PT Bintang Toedjoe (10) PT Frisian Flag Indonesia. Baik index dan penjelasan detil bagaimana Top 10 EoC ini membangun tiap key driver dapat dilihat dalam Sajian Utama SWA edisi 07 halaman 35-40.

Menutup penjelasan kami, sebenarnya pesan terpenting dari Sajian Utama SWA kali ini adalah bagaimana perusahaan dapat mempelajari lebih dalam mengenai semua faktor yang mempengaruhi tingkat komitmen karyawan. Dari sini, perusahaan dapat mempersiapkan berbagai skema untuk meniadakan masalah yang muncul sekaligus terus memperkuat key driver komitmen dengan berbagai langkah. Mengutip tulisan Teguh Sri Pambudi (Redaktur Kompartemen Manajemen SWA) dan Christian Siboro (Konsultan Hay Group),”Melihat indikasi survei kali ini dan temuan global, maka terlihat makin critical-nya peran kepemimpinan dan talent management dalam meningkatkan peran komitmen karyawan. Ini sebaiknya menjadi perhatian.” Ya, kepemimpinan dan manajemen talenta menjadi isu sentral di kancah war of talent di era knowledge economy saat ini.

Wassalam,