Kemenangan Sains di Dua Dunia

H-14 Quick Count saya diminta tolong redaksi dan produksi gabungan Transmedia untuk cari pollster dari pihak 02. Perintah Pak Chairul Tanjung harus imbang dua pollster dari 01, dua dari 02 dan penengah Litbang Kompas. Kebetulan saya punya koneksi untuk dapatkan informasi itu, ketemu dua nama yang terkonfirmasi dari beberapa orang penting di kubu Prabowo-Sandi :… Read More

Menjadi Tidak Adil Demi Politik, Janganlah!

Diingatkan istri karena akhir-akhir ini terlihat sangat emosional di media sosial. Saya bilang bukan urusan dukung 01 atau 02, utamanya. Beda episode dengan 2014, di mana saya bagian melekat dalam pemenangan Jokowi yang berada di panggung. Kali ini saya menikmati peran sebagai penonton saja. Pemilu sekarang jauh lebih keterlaluan dari sebelumnya. Dulu perang propaganda lebih… Read More

Sinetron Politik 2019 : Pola Usang dan Aktor Lawas

*Drama 7 Kontainer* Seharusnya masih segar dalam ingatan (kecuali memang pelupa, seorang Andi Arief membuat gaduh ruang publik dengan tudingan tajam adanya 7 kontainer berisi jutaan kertas suara ilegal. Langsung komentar bersahutan silih berganti. Ada yang menuduh ini upaya masif rezim menggelembungkan suara, Jokowi maruk kekuasaan. Yang lain menohok penyelenggara pemilu lemah dan berat sebelah,… Read More

Politik Berke-TUHAN-an

*Renungan Jum’at* Tahun politik ini menarik saya untuk memperdalam banyak hal terkait ilmu komunikasi. Mulai dari teknik propaganda yang digunakan masing-masing tim paslon pilpres, sampai konten kampanye tiap partai. Beberapa waktu terakhir, salah satu partai yang saya beruntung melihat dekat “ramuan komunikasi”nya adalah Partai Nasdem. Nasionalis religius dimaknai dengan komitmen Nasdem merawat konsensus kebangsaan NKRI,… Read More

Renungan Tengah Malam tentang Pemilu Kita

https://tirto.id/mindanao-di-filipina-bukan-indonesia-kenapa-sulit-dipahami-df7T Pemilu, pesta demokrasi yang membangun tatanan negara, bukan pesta sabu yang bikin seorang doktor ilmu alam, profesional paling brilian, profesor humaniora, pendidik yang gigih, filsuf, wartawan, penekun agama yang taat mendadak jadi koplo. Ya, sebagaimana orang sedang koplo. Blur realita dan bukan. Samar data dan bukan. Ga bisa membedakan trotoar jalan dengan kasur empuk!… Read More